

Nov
08
Kalau kamu sayang sama Tuhan yang Maha Asyik, mestinya kan menjadikan dirimu sebagai eksekutor[1] kehendak Tuhan di dunia. Tuhan tidak langsung bersedekah ke orang-orang, melalui kalianlah Dia bersedekah. Bukankah kalian wakilnya? [2]
Masa sih kalau sudah gitu Tuhan tidak membalas cintamu? Tapi, Tuhan juga tidak akan membelai langsung rambutmu. Dia akan menyayangi dan mencintaimu melalui perantara “wakil”Nya juga. Semoga Tuhan berkenan untuk mempertemukan dirimu dengan orang-orang yang Dia pilihkan untukmu. Berdoalah.
Tapi jangan kebablasan! Jangan sampai rasa sayangmu pada “wakil” Tuhan itu melebihi rasa sayangmu pada Tuhan. Tuhan Maha Pencemburu[3]. Adakah dosa yang lebih besar daripada mencintai selain Tuhan?
[dari tulisan Sudjiwo Tedjo - diedit seperlunya]
-----------------------
1. Hadist Qudsi: ""Dan senantiasa hamba-Ku mendekatkan diri kepada-Ku dengan amalan-amalan sunnah sampai Aku pun mencintainya. Bila Aku menciatainya maka jadilah Aku sebagai telinganya yang dia mendengar dengannya, mata yang dia melihat dengannya, tangan yang dia memegang sesuatu dengannya, dan kaki yang dia berjalan dengannya. (H.R. Al Bukhari)
2. "Sesungguhnya Aku akan menjadikan seorang khalifah di bumi”. (QS Al-Baqarah : 30) ; “Wahai Daud ! Sesungguhnya Kami telah menjadikan kamu sebagai seorang khalifah di bumi. Maka hukumilah manusia dengan haq. Dan janganlah memperturutkan hawa nafsu sehingga ia menyesatkan kamu dari jalan Allah”. (QS Shaad: 26)
3. "Rasulullah saw bersabda; "Wahai umat Muhammad! Demi Allah, tidak ada seorang pun yang lebih pencemburu daripada Allah, melebihi kecemburuan seorang laki-laki atau wanita yang berzina. Wahai umat Muhammad! Demi Allah, seandainya kamu mengetahui apa yang saya ketahui, niscaya kamu akan tertawa sedikit dan banyak menangis." (Shahih Muslim No.1499)
0 Response to Pacaran Dengan Tuhan
Leave a Reply


